Detail Artikel

Home / Article & Event / Hagia Sophia Turki: Dari Gereja ke Masjid Ikonik
No Rekening Bank dari Callista Tour & Travel hanya beratas namakan PT. BRILLIAN VICTORI CEMERLANG. Kami tidak bertanggung jawab atas pembayaran apapun diluar dari No Rekening PT Brillian Victori Cemerlang No Rekening Bank dari Callista Tour & Travel hanya beratas namakan PT. BRILLIAN VICTORI CEMERLANG. Kami tidak bertanggung jawab atas pembayaran apapun diluar dari No Rekening PT Brillian Victori Cemerlang No Rekening Bank dari Callista Tour & Travel hanya beratas namakan PT. BRILLIAN VICTORI CEMERLANG. Kami tidak bertanggung jawab atas pembayaran apapun diluar dari No Rekening PT Brillian Victori Cemerlang No Rekening Bank dari Callista Tour & Travel hanya beratas namakan PT. BRILLIAN VICTORI CEMERLANG. Kami tidak bertanggung jawab atas pembayaran apapun diluar dari No Rekening PT Brillian Victori Cemerlang
Article / Event
18 April 2026

Hagia Sophia Turki: Dari Gereja ke Masjid Ikonik

hagia-sophia-turki_large.jpg
✈️

Tertarik dengan Destinasi Ini?

Dapatkan penawaran harga dan jadwal perjalanan terbaik bersama Callista Tour.

✈️ Detail Tour Turki

Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Turki, satu nama yang hampir pasti masuk daftar kunjungan adalah Hagia Sophia. Bangunan ini bukan sekadar ikon kota Istanbul, tetapi juga saksi perjalanan panjang peradaban dunia. 

Dari gereja megah, berubah menjadi masjid, lalu museum, dan kini kembali menjadi masjid, setiap fase meninggalkan cerita yang menarik untuk diikuti. Tidak sedikit juga yang mulai mencari paket wisata turki agar perjalanan ke destinasi bersejarah seperti ini terasa lebih terencana.

Kami ingin mengajak kamu menyelami lebih dalam tentang Hagia Sophia Turki, mulai dari sejarahnya hingga hal-hal menarik yang membuatnya begitu istimewa.

Sejarah Panjang Hagia Sophia

Hagia Sophia pertama kali dibangun pada abad ke-6, tepatnya tahun 537 M, pada masa Kekaisaran Bizantium di bawah Kaisar Justinian I. Pada masa itu, bangunan ini dikenal sebagai gereja terbesar di dunia dan menjadi pusat keagamaan Kristen Ortodoks.

Arsitekturnya luar biasa untuk ukuran zaman tersebut. Kubah besarnya tampak “melayang” di udara, menciptakan kesan megah sekaligus elegan. Bahkan hingga sekarang, banyak orang masih terpukau ketika pertama kali masuk ke dalamnya.

Namun, perjalanan Hagia Sophia tidak berhenti di situ.

Pada tahun 1453, saat Konstantinopel jatuh ke tangan Kesultanan Ottoman yang dipimpin Sultan Mehmed II, Hagia Sophia diubah menjadi masjid. Beberapa elemen ditambahkan, seperti mihrab, mimbar, dan empat menara di sekeliling bangunan.

Lalu pada tahun 1935, di era Republik Turki di bawah Mustafa Kemal Atatürk, Hagia Sophia diubah menjadi museum. Keputusan ini membuka akses bagi pengunjung dari seluruh dunia untuk melihat perpaduan unik antara seni Kristen dan Islam dalam satu bangunan.

Pada tahun 2020, statusnya kembali berubah menjadi masjid. Meski begitu, wisatawan tetap boleh masuk dan menikmati keindahan interiornya.

Keunikan Arsitektur yang Memikat

Begitu kamu melangkah masuk ke dalam Hagia Sophia, suasana yang terasa sangat berbeda langsung menyambut. Bangunan ini menyatukan dua dunia, Bizantium dan Ottoman, dalam satu ruang.

1. Kubah Raksasa yang Ikonik

Kubah utama Hagia Sophia memiliki diameter sekitar 31 meter dan menjulang setinggi lebih dari 50 meter. Pada zamannya, ini merupakan pencapaian teknik yang luar biasa. Cahaya yang masuk melalui jendela di sekeliling kubah menciptakan efek dramatis yang sulit dilupakan.

2. Mozaik Bersejarah

Di bagian dalam, kamu akan menemukan mozaik-mozaik kuno yang menggambarkan tokoh-tokoh Kristen seperti Yesus, Maria, dan para santo. Menariknya, sebagian mozaik ini sempat tertutup saat bangunan berfungsi sebagai masjid, lalu kembali terlihat ketika dijadikan museum.

Kini, beberapa bagian ditutup kembali, namun tetap ada area yang memperlihatkan warisan seni tersebut.

3. Kaligrafi Islam yang Megah

Selain mozaik, kamu juga akan melihat kaligrafi besar bertuliskan nama Allah, Nabi Muhammad, serta para khalifah. Elemen ini ditambahkan saat Hagia Sophia menjadi masjid di masa Ottoman.

Perpaduan antara mozaik Kristen dan kaligrafi Islam inilah yang menjadikan Hagia Sophia begitu unik, jarang ada bangunan lain di dunia dengan karakter seperti ini.

Fungsi Hagia Sophia dari Masa ke Masa

Perubahan fungsi Hagia Sophia mencerminkan perubahan kekuasaan dan budaya di wilayah tersebut.

  • Gereja (537–1453): Sebagai pusat ibadah Kristen Ortodoks dan simbol kekuasaan Bizantium.
  • Masjid (1453–1935): Setelah penaklukan Ottoman, Hagia Sophia menjadi salah satu masjid utama di Istanbul.
  • Museum (1935–2020): Dibuka untuk umum, menjadi simbol persatuan budaya dan sejarah.
  • Masjid (2020–sekarang): Digunakan kembali sebagai tempat ibadah, namun tetap menerima kunjungan wisata.

Perubahan ini membuat Hagia Sophia bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi simbol dinamika peradaban.

Hal Menarik yang Perlu Kamu Tahu

Ada beberapa fakta menarik tentang Hagia Sophia yang mungkin belum banyak diketahui:

1. Pernah Menjadi Bangunan Terbesar di Dunia

Selama hampir 1.000 tahun, Hagia Sophia memegang rekor sebagai bangunan gereja terbesar di dunia sebelum akhirnya dikalahkan oleh Katedral Sevilla di Spanyol.

2. Pernah Mengalami Kerusakan dan Renovasi

Gempa bumi beberapa kali merusak bagian kubah, sehingga bangunan ini mengalami renovasi berkali-kali. Salah satu perbaikan besar dilakukan oleh arsitek Ottoman terkenal, Mimar Sinan.

3. Kolom Air Mata yang Legendaris

Di dalam Hagia Sophia, ada sebuah kolom dengan lubang kecil yang dikenal sebagai “Kolom Air Mata”. Banyak pengunjung percaya bahwa menyentuhnya sambil membuat harapan akan membawa keberuntungan.

4. Lokasi Strategis di Jantung Istanbul

Hagia Sophia terletak di kawasan Sultanahmet, dekat dengan Blue Mosque dan Topkapi Palace. Dalam satu area, kamu sudah bisa menjelajahi beberapa situs penting sekaligus.

Tips Berkunjung ke Hagia Sophia

Supaya kunjunganmu lebih nyaman, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Datang lebih awal: Antrean bisa cukup panjang, terutama saat musim liburan.
  • Perhatikan waktu shalat: Karena statusnya sebagai masjid, ada waktu tertentu di mana area dalam tidak bisa diakses wisatawan.
  • Gunakan pakaian sopan: Penutup kepala untuk perempuan dan pakaian yang menutup tubuh menjadi hal yang wajib.
  • Luangkan waktu cukup: Jangan terburu-buru. Setiap sudut Hagia Sophia menyimpan detail menarik yang layak diamati.

Kenapa Hagia Sophia Wajib Masuk Itinerary Kamu?

Hagia Sophia bukan sekadar tempat wisata. Di sini, kamu akan merasakan bagaimana sejarah, budaya, dan spiritualitas bertemu dalam satu ruang.

Bangunan ini mengajarkan bahwa peradaban terus berubah, namun jejaknya tetap hidup. Dari Bizantium hingga Ottoman, dari gereja hingga masjid, semuanya meninggalkan cerita yang bisa kamu rasakan langsung saat berada di dalamnya.

Kalau kamu menyukai destinasi dengan nilai sejarah tinggi, Hagia Sophia adalah salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat ke Turki.

Waktunya Jelajahi Hagia Sophia!

Menjelajahi Hagia Sophia Turki adalah pengalaman yang memberi perspektif baru tentang perjalanan waktu dan pertemuan budaya. Setiap detailnya mengajak kamu untuk memahami bagaimana dunia berkembang dari masa ke masa.

Kami siap membantu kamu merencanakan perjalanan ke Turki dengan pengalaman yang lebih nyaman dan berkesan. Dengan memilih paket tour turki, perjalananmu ke Hagia Sophia dan destinasi lainnya di Turki akan terasa lebih menyenangkan. 

Bersama Callista Tour, kamu bisa menikmati setiap momen tanpa harus bingung mengatur semuanya.

WhatsApp
Telepon
Instagram