Detail Artikel
Cara Naik Shinkansen: Beli Tiket hingga Naik Kereta
Tertarik dengan Destinasi Ini?
Dapatkan penawaran harga dan jadwal perjalanan terbaik bersama Callista Tour.
✈️ Lihat Semua Paket TourCara naik Shinkansen sebenarnya cukup mudah. Kamu perlu membeli tiket sesuai rute, memahami jenis tiket yang digunakan, memperhatikan aturan koper, masuk melalui gerbang tiket di stasiun, lalu mencari gerbong dan kursi sesuai nomor yang tertera pada tiket. Dengan memahami alur ini, perjalanan menggunakan kereta cepat Jepang akan terasa lebih nyaman, bahkan jika itu pengalaman pertamamu.
Shinkansen dikenal sebagai jaringan kereta cepat yang menghubungkan berbagai kota besar di Jepang. Kereta ini terkenal karena ketepatan waktu, kenyamanan, dan kecepatan perjalanan yang tinggi. Jika kamu berencana bepergian dari Tokyo ke Osaka, Kyoto, Nagoya, Hiroshima, atau kota lainnya, memahami proses naik Shinkansen akan membantu perjalanan berjalan lancar, termasuk saat mengikuti tour Japan.
Bagaimana Cara Naik Shinkansen
1. Membeli Tiket Shinkansen
Langkah pertama dalam cara naik Shinkansen adalah membeli tiket perjalanan. Ada beberapa pilihan yang bisa kamu gunakan.
Membeli Tiket di Mesin Otomatis
Banyak stasiun besar di Jepang menyediakan mesin tiket dengan pilihan bahasa Inggris. Kamu hanya perlu:
- Memilih tujuan perjalanan.
- Menentukan tanggal dan waktu keberangkatan.
- Memilih jenis kursi.
- Melakukan pembayaran menggunakan uang tunai atau kartu.
Setelah pembayaran selesai, tiket akan langsung dicetak.
Membeli di Loket Tiket
Jika ingin berkonsultasi dengan petugas, kamu bisa membeli tiket di loket layanan JR. Cara ini cocok jika kamu memiliki pertanyaan terkait rute, jadwal, atau kebutuhan kursi tertentu.
Membeli Secara Online
Beberapa layanan pemesanan tiket memungkinkan pembelian sebelum tiba di Jepang. Setelah pesanan selesai, tiket bisa diambil di stasiun atau ditampilkan dalam bentuk digital sesuai layanan yang digunakan.
Menggunakan Japan Rail Pass
Jika kamu berencana mengunjungi beberapa kota dalam satu perjalanan, Japan Rail Pass dapat menjadi pilihan. Namun, tidak semua jenis Shinkansen termasuk dalam cakupan pass tersebut. Karena itu, periksa ketentuannya sebelum melakukan reservasi.
2. Memahami Jenis Tiket
Banyak wisatawan pertama kali merasa bingung karena tiket Shinkansen terdiri dari beberapa komponen. Padahal konsepnya cukup sederhana.
Tiket Dasar Perjalanan
Tiket ini merupakan biaya perjalanan dari kota asal menuju kota tujuan. Semua penumpang wajib memiliki tiket dasar.
Tiket Shinkansen
Selain tiket dasar, kamu memerlukan tiket khusus untuk menggunakan layanan Shinkansen. Pada beberapa sistem pemesanan modern, kedua biaya tersebut sudah digabungkan menjadi satu transaksi.
Reserved Seat
Reserved seat adalah kursi dengan nomor tertentu yang sudah dipesan sebelumnya. Keunggulannya:
- Tidak perlu berebut kursi.
- Lebih nyaman saat musim liburan.
- Cocok untuk perjalanan jarak jauh.
Nomor gerbong dan kursi akan tercetak pada tiket.
Non-Reserved Seat
Pada jenis ini, kamu bebas memilih kursi kosong di gerbong non-reservasi. Kelebihannya:
- Harga sedikit lebih rendah pada beberapa rute.
- Fleksibel untuk keberangkatan tertentu.
Kekurangannya, kamu mungkin harus berdiri jika seluruh kursi telah terisi.
Green Car
Green Car merupakan kelas yang lebih tinggi dibanding gerbong standar. Fasilitas yang tersedia umumnya meliputi:
- Kursi lebih lebar.
- Ruang kaki lebih luas.
- Suasana lebih tenang.
Pilihan ini cocok jika kamu mengutamakan kenyamanan selama perjalanan antarkota.
3. Membawa Koper
Salah satu pertanyaan paling umum terkait cara naik Shinkansen adalah aturan mengenai koper.
Koper Ukuran Kecil dan Sedang
Koper kabin atau koper berukuran sedang umumnya dapat dibawa tanpa reservasi tambahan. Penumpang biasanya meletakkannya di rak bagasi yang tersedia di atas kursi. Pastikan koper tidak terlalu berat agar mudah diangkat sendiri.
Koper Berukuran Besar
Pada beberapa jalur Shinkansen, koper dengan ukuran tertentu memerlukan reservasi ruang bagasi khusus. Biasanya aturan ini berlaku untuk koper yang memiliki total dimensi sangat besar. Jika membawa koper besar, lakukan reservasi saat membeli tiket agar memperoleh area penyimpanan yang sesuai.
Tips Membawa Bagasi
Agar perjalanan lebih nyaman, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan koper yang mudah dipindahkan.
- Beri label identitas pada koper.
- Datang lebih awal jika membawa banyak barang.
- Simpan barang berharga bersama kamu.
Jika membawa koper besar tanpa reservasi pada rute yang mewajibkannya, kamu bisa dikenakan biaya tambahan atau diminta memindahkan barang ke area yang tersedia.
4. Berada di Stasiun dan Masuk ke Peron
Setelah memiliki tiket, langkah berikutnya adalah menuju area keberangkatan.
Datang Lebih Awal
Meskipun proses boarding Shinkansen relatif cepat, usahakan tiba di stasiun sekitar 20 hingga 30 menit sebelum keberangkatan. Waktu tambahan ini berguna untuk:
- Menemukan jalur yang benar.
- Membeli makanan atau minuman.
- Mencari lokasi gerbong.
- Menghindari terburu-buru.
Mencari Petunjuk Shinkansen
Stasiun Jepang memiliki papan informasi yang sangat jelas. Ikuti petunjuk bertuliskan "Shinkansen" hingga menemukan area gerbang khusus. Perhatikan nomor jalur atau platform yang tercantum pada tiket maupun papan keberangkatan elektronik.
Melewati Gerbang Tiket
Saat memasuki area Shinkansen, masukkan tiket ke mesin gerbang otomatis. Jika menggunakan lebih dari satu lembar tiket, masukkan seluruh tiket secara bersamaan sesuai petunjuk mesin. Setelah tiket diproses:
- Ambil kembali tiket yang keluar dari mesin.
- Simpan tiket hingga perjalanan selesai.
- Lanjutkan menuju peron keberangkatan.
Menunggu di Area Boarding
Di peron, terdapat tanda nomor gerbong yang dicetak di lantai. Caranya cukup mudah:
- Cari nomor gerbong pada tiket.
- Temukan posisi antrian sesuai nomor tersebut.
- Tunggu di titik yang telah ditandai.
Budaya antri sangat diperhatikan di Jepang. Karena itu, berdirilah sesuai jalur antrian yang tersedia.
5. Naik Kereta dan Duduk
Saat kereta tiba, proses naik penumpang berlangsung cepat dan tertib.
Menunggu Penumpang Turun
Sebelum masuk ke dalam kereta, berikan kesempatan kepada seluruh penumpang untuk turun terlebih dahulu. Setelah jalur kosong, kamu bisa mulai naik sesuai antrian.
Menemukan Kursi
Jika memiliki reserved seat, langsung cari:
- Nomor gerbong.
- Nomor baris kursi.
- Huruf kursi.
Informasi tersebut tercetak pada tiket sehingga mudah ditemukan.
Menyimpan Barang
Koper kecil dapat ditempatkan di rak atas. Jika telah memesan ruang bagasi khusus, meletakkan koper di area yang ditentukan sesuai aturan operator. Jangan menaruh barang di lorong karena dapat mengganggu penumpang lain.
Mematuhi Etika Selama Perjalanan
Shinkansen dikenal sebagai moda transportasi yang nyaman karena penumpang menjaga ketertiban. Beberapa etika yang perlu diperhatikan:
- Aktifkan mode senyap pada ponsel.
- Hindari berbicara terlalu keras.
- Jaga kebersihan area kursi.
- Hormati ruang penumpang lain.
Jika membeli makanan di stasiun, kamu dapat menikmatinya selama perjalanan sambil menikmati pemandangan diluar jendela.
Baca juga:
Informasi harga JR Pass terbaru
Panduan menggunakan kartu Suica
Rute wisata Tokyo, Kyoto, dan Osaka
Memantau Stasiun Tujuan
Informasi pemberhentian ditampilkan melalui layar digital dan pengumuman suara dalam bahasa Jepang serta Inggris.
Beberapa menit sebelum tiba, siapkan barang bawaan agar proses turun lebih lancar. Saat sampai di tujuan, ikuti arus penumpang menuju pintu keluar dan gunakan tiket untuk melewati gerbang stasiun.
Siap Menjelajahi Jepang dengan Shinkansen?
Cara naik Shinkansen dimulai dari membeli tiket, memahami jenis kursi, memperhatikan aturan koper, lalu menemukan gerbong dan kursi sesuai tiket. Pengetahuan ini berguna jika kamu mengikuti paket tour Jepang dari Callista tour yang mencakup perjalanan dengan Shinkansen.